OPEN LETTER : Ucapan Terima Kasih dari Komunitas Seni Lobo



SEPASANG MERPATI TUA* ;
Menyikapi Kehidupan & Idelogi Budaya dalam Saduran Bebas Lokatif

Banyak pertanyaan, kebingungan dan keraguan yang muncul kepada kami ketika mengambil langkah awal untuk Program Pertunjukan Komunitas Seni Lobo dengan mengangkat naskah ini yang kemudian di sadur ke ranah lokal Sulawesi Tengah. Beberapa bulan menjalani proses dengan pesimistis lingkungan, namun disinilah perjuangannya. Program awal ini, kami membuka diri untuk menjalin kerjasama dengan lembaga seni lainnya di Kota Palu dan kami memilih Sanggar Seni Lentera dan ruPALUtion untuk berkolaborasi bersama di pertunjukan ini.

Naskah ini, dipilih oleh sutradara Ipin Cevin sebenarnya sebagai sebuah refleksi kepada Pemerintah Daerah kita (walaupun kenyataannya lagi-lagi pejabat pemda kita tak satupun yang memenuhi undangan untuk datang pada pertunjukan ini), bahwa kita sekarang ini benar-benar harus bertindak bukan lagi hanya sekedar berpikir dan merasakan.


Pertunjukan SEPASANG MERPATI TUA karya Bakdi Soemanto, telah kami pentaskan dengan melebihi capaian target penonton, namun kami tetap merasa bahwa pesan dari pertunjukan ini belum sepenuhnya tersampaikan. Masih butuh banyak langkah untuk benar-benar bisa mengembalikan teater sebagai milik masyarakat, teater adalah kehidupan dan teater bisa menjadi satu media pendidikan seni untuk anak-anak sekolah. Masih butuh banyak pembelajaran juga bagi kami bagaiman lebih belajar profesional lagi untuk mengelola sebuah manajemen pertunjukan yang saat ini diretas perlahan-lahan. Masih banyak agenda yang harus dikerjakan dan tetap di evaluasi. Pada akhirnya, pertunjukan ini bisa menjadi motivasi bagi diri kami (pekerja dan tim manajemen Komunitas Seni Lobo) untuk lebih, lebih dan lebih keras lagi bekerja, berkreasi, berkarya. 

Ucapan terimakasih Sebesar-besarnya kami berikan kepada Allah SWT Sang Pemilik Alam Semesta, keluarga-keluarga kami yang selalu mendukung langkah dan perjalanan proses berkesenian kami hingga saat ini.
Terima kasih juga kami ucapkan kepada :
Wakil Walikota Palu,
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Sulawesi Tengah,
Ibu Linda Hoemar Abidin (KSI),
Drs. Hapri Ika Poigi, MA (Yakota)
Ethenk Irsyad (Buol),
Emhan Saja,
Nahir Umar (Penata Musik),
Ferenc Raymond Sahetapy,
ibu Ernawatie, SE, MM,
Ichsanul Amal (Desain Grafis & Publikasi),
Yadhi Saja (Penata Artisitik)
Imam Setiawan Makawaru (S.S Lentera),
Kenneth (Teater Copo Palu),
Hasby Jenggot,
Sanggar Seni Lentera,
ruPALUtion,
Teater Copo Palu,
Komunitas Seni Tadulakota,
Lawan Catur Ensamble,
Jaring Teater,
Teater Oktober SMA 4 Palu,
Teater Spontan SMA 1 Palu,
SMA Al-Azhar Palu,
STEP Magazine,
RADAR Sulteng,
Harian Nuansa Pos,
Trans TV Palu,
Pro 2 RRI Palu,
Multimedia Press SMA Muhammadiyah Palu, 
Blegong (Info Seni Palu)
Soraya Pinta Rama (STEP magz),
Nur Soima Ulfa (Radar Sulteng),
Basri Marzuki (Antara News),
Jafar G. Bua (trans TV),
Hanafi Sarro (Nuansa Pos),
Muthmainah, dan rekan-rekan Media lainnya yang telah membantu mempublikasikan dan mendokumentasikan pertunjukan ini.

Special thanks to Culture 360 ASEMUS-ASEF Foundation dan EVENBRITE yang telah mensuport Pertunjukan ini melalui Media Soial.

Serta semua pihak yang tak sempat kami sebutkan namanya satu persatu yang telah begitu banyak membantu kami baik secara materi maupun moril.
Terimakasih dan sampai bertemu pada Program Komunitas Seni Lobo berikutnya.

KOMUNITAS SENI LOBO
“Kami ada dan berkarya”

Comments